CINTAKU
Maret 12th, 2009 by jackpramAssalamu’alaikum wr. wb.
Artikel ini berasal dri pengalaman kecilku, dan ini adalah sebuah fakta bukan rekayasa. Jadi saya mohon rekan-rekan bisa menanggapinya.
Cinta adalah anu
gerah yang diberikan tuhan kepada hambanya, sehingga sangat tidak mungkin cinta itu dihilangkan. Cinta adalah fitrah manusia. Perasaan Cinta tumbuh di hatiku ketika ku membuka mata melihat alam dunia.
Subhanallah itulah kata cinta yang pertama kuucapkan ketika ku melihat seorang wanita dengan penuh rasa bangga dan tidak penah kenal lelah dan tidak mengharap balasan, ya dialah IBU rasa cinta pertama yang aku terima dari seorang Ibu, dan sebaliknya aku membalasnya dengan kenakalan. Aku merasa tidak punya arti jika menatap dan meratap waktu yang berlalu tersebut. Dengan suka dan duka terkadang ku memandangnya.
Apakah ada seorang Ibu yang tidak mencintai anaknya? hal itu sempat terkekang dalam hatiku ketika aku berpisah dengan ibu kandungku, dan bertemu dengan ibu keduaku! perasaan sedih takut menyelimutiku yang pada waktu itu baru berusia 10 Tahun. Hari demi hari kulewati dengan harapan ada senyum dibibirnya, bulan demi bulan kuharapkan sapaannya bahkan tahun demi tahun kumengharpkan kasih sayang dan cintanya. Selama 10 tahun aku tidak dihinggapi rasa cinta seorang ibu. Saya yakin ada beberpa diantara pembaca yang mengalami hal serupa dengan saya.
Namun selaras dengan tema Lomba Blog ini yaitu “Cinta Banget” maka perasaanku selama 11 Tahun terhadap ibuku yang kedua tidak pernah hilang. Aku dengan ikhlas menerima makiannya, cercaannya, hinaannya, dan aku selalu memohon kepada allah dengan penuh kesabaran, “Ya Allah ya Robbul Idzati, Ya Rohman Ya Rohim, Hambamu yang penuh dosa bersimpuh dihadapanmu dengan penuh harap akan rahman dan rohim-Mu, Ya Robbul Idzati hamba hanya seorang anak yang hina yang selalu berbuat dosa kepada orangtuaku terutama ibuku (ibu kedua) sehingga aku selalu dimarahi, dihina dan dibenci olehnya, tapi hamba yakin Engkau Rabb yang Maha mengetahui akan sesuatu, dan bukakanlah hati Ibuku dan siramilah hatinya dengan rahma dan rohim-Mu sehingga dia bisa merasakan rasa cinta, kasih dan sayang dariku” itulah do’a yang sempat terucap dari seorang anak yang merindukan kasih sayang seorang ibu.
Akhirnya dengan penuh kesabaran dan rasa cinta serta tawakal kepada Allah, tepat pada Tahun 2007 rasa cinta itupun menghampiri dan hatiku luarbiasa bahagia, sehingga terucap kata Subhanallah wal hamdulillah.
2 Tahun berlalu dan skarang Saya dengannya (Ibu Kedua) saling menyayangi sehingga tidak ada kata tiri yang terucap diantara kami. kami sudah seperti anak dan ibu kandung. Alhamdulilah semua itu tercipta karena ridlo-nya. dan rasa cinta yang dilandasi karena Allah akan berakhir indah.
Itulah artikel yang saya kirimkan untuk mengikuti lomba blog ini. semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca! dan pesan yang saya sampaikan melalui blog ini, cintailah sesuatu karena Allah.
Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum wr. wb.